Cara Mengatasi Laptop Lemot Dengan Mudah


Laptop merupakan sebuah benda elektronik yang bisa dikatakan wajib dimiliki pada jaman sekarang ini. Bagaimana tidak, hampir semua pekerjaan sekarang dapat dikerjakan dengan bantuan laptop, terlebih lagi jika anda adalah seorang pekerja kantoran ataupun bagi kalian yang masih menempuh pendidikan baik itu seorang pelajar maupun mahasiswa.

Namun, apa yang akan anda lakukan jika laptop yang anda miliki mengalami lelet atau lemot atau bahasa kerennya yaitu ngelag? Pastinya anda akan merasa jengkel dan kesal karena laptop anda lemot, terlebih lagi jika anda sedang mengerjakan suatu pekerjaan ataupun sedang mengerjakan tugas dan tiba-tiba laptop anda ngelag, pastinya anda emosi dengan hal itu.

Tapi tenang saja, disini admin akan memberikan beberapa solusi untuk anda yang memiliki laptop yang sering mengalami lemot atau ngelag, simak baik-baik ya!

Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Lemot :
Sebelum itu, untuk mengatasi laptop anda yang lemot, anda harus terlebih dahulu mengetahui apa penyebab laptop lemot, tapi tenang saja, semua akan kita bahas disini.

1. Kapasitas Memori RAM Kurang
Random Acces Memory atau yang disingkat dengan RAM merupakan sebuah memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara pada komputer ketika menjalankan suatu program.

Mudahnya begini, semakin banyak program yang berjalan pada laptop anda, semakin banyak juga RAM yang dibutuhkan. RAM ini memiliki peranan paling utama dalam hal multitasking atau menjalankan program secara bersamaan dalam satu waktu.

Cara Mengatasi :
Jadi jika laptop anda lemot atau crash ketika menjalankan beberapa program secara bersamaan, anda harus menambahkan kapasitas RAM pada laptop anda menjadi lebih besar, agar proses multitasking maupun kinerja laptop jauh lebih cepat.
Untuk harga RAM dengan kapasitas 4GB DDR3 kisaran 400 ribu (tergantung merk dan tempat dimana anda membeli).

2. Terlalu Banyak Program Berjalan
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, salah satu yang menyebabkan laptop menjadi lemot adalah berjalannya banyak program dalam satu waktu. Hal ini menyebabkan kerja komponen utama laptop, seperti prosesor dan RAM menjadi berat.

Cara Mengatasi :
Cobalah untuk menjalankan program satu per satu agar kerja processor maupun RAM menjadi lebih ringan. Jika anda terus memaksakan membuka banyak program dalam satu waktu, jangan salahkan jika laptop anda akan hang atau not responding.

Berbeda lagi jika laptop anda memang memiliki spesifikasi yang tinggi, misal laptop dengan processor Intel Core i7 generasi terbaru dan memiliki minimal RAM 8GB, tentu hal ini tidak terlalu menjadi masalah. (tergantung juga dengan jenis aplikasi apa yang dijalankan)

3. Laptop Anda Terinfeksi Virus
Yang namanya virus, kerjaannya pasti merusak. Lebih menjengkelkannya lagi virus ini bisa menggandakan diri (mutasi) dan menjadi penyebab utama kinerja laptop menjadi lambat.
Selain merusak data-data penting anda, virus ini juga dapat merusak file-file system yang menyebabkan laptop menjadi lelet dan hang.

Cara Mengatasi :
Gunakan antivirus handal untuk melindungi laptop anda dari virus/ malware. Pada dasarnya fungsi semua antivirus itu sama, melindungi laptop anda dari yang namanya virus. Tapi tidak semua antivirus dapat membendung serangan virus yang menjengkelkan ini.

Jika laptop anda terlanjur terinfeksi virus/ malware dan berbagai antivirus dari A sampai Z tidak dapat mengatasinya, saya sarankan segera lakukan install ulang windows anda. Sesudah itu, lakukan beberapa tips berikut ini untuk meminimalisir laptop anda terinfeksi virus : 

- Update secara berkala (database) antivitus anda
Setiap harinya ‘mungkin’ akan ada virus baru yang tercipta. Misalkan database antivirus anda out to date, jika anda terinfeksi virus baru tersebut, antivirus anda tidak akan mengenalinya karena virus baru tersebut tidak terdapat pada database virus anda.
Maka dari itu, penting bagi untuk selalu rutin memperbarui database antivirus anda.

- Jangan download sembarangan dari internet
Internet ini seperti “darah” pada tubuh manusia, yang merupakan media utama penyebaran virus. Jadi pastikan anda lebih bijaksana dan tidak sembarangan dalam mengunduh apapun dari internet.

- Jangan colokkan sembarang FD pada laptop anda
Maksudnya, jika anda mencolokkan FD yang terinfeksi virus pada laptop anda, besar kemungkinan laptop anda juga akan terinfeksi virus.
Maka dari itu, ketika mencolokkan FD ke laptop anda, pastikan anda melakukan scanning terlebih dahulu pada flashdisk tersebut. Misalkan flashdisk tersebut terinfeksi virus, antivirus anda akan mengkarantina atau menghapus virus tersebut.

4. Banyak Program Berjalan Pada Startup
Program-program pada startup akan otomatis berjalan saat laptop pertama kali dihidupkan (masuk pada dekstop windows). Semakin banyaknya program yang berjalan pada startup, semakin berat juga proses multitasking yang dijalankan laptop anda.

Cara Mengatasi :
Untuk mengatasi masalah ini, nonaktifkan program-program tidak diperlukan yang berjalan di startup. Ingat, program yang tidak diperlukan. Jangan sampai anda malah menonaktifkan program-program sistem atau driver yang akan menyebabkan laptop anda tidak berjalan semestinya atau crash.

Disable hanya program-program tidak penting yang anda kenali, jangan sembarang mendisable program pada startup. Untuk masuk pada menu startup ada beberapa cara, seperti :

1. Tekan tombol windows+R, kemudian ketik msconfig.

2. Pada window System Configuration, pilih startup.

3. Disable program yang anda inginkan, dengan cara klik kanan lalu pilih disable


5. Hapus File Sampah Yang Menumpuk
Temporary files merupakan file-file sementara yang dibuat oleh sistem windows untuk tujuan tertentu. File-file pada recycle bin maupun cache pada aktivitas browser anda juga dapat mempengaruhi kinerja laptop anda.

Cara Mengatasi :
Untuk mengatasi masalah ini, saya biasanya menggunakan CCleaner. Software ini juga dapat digunakan sebagai alternatif dari tool windows yang bernama Disk Cleanup.

Anda bisa melihat pada gambar diatas, sekitar 300 MB file-file temporary, file cache, file pada recycle bin dan file lainnya yang menjadi salah satu pemicu laptop menjadi lemot sudah saya bersihkan.

Saya sarankan anda untuk melakukan cleaning secara berkala agar kinerja laptop anda tetap terjaga.

6. Terlalu Banyak Program Tidak Penting
Laptop yang terinstall banyak program didalamnya menjadi salah satu penyebab laptop menjadi lemot. Mungkin tidak menjadi masalah jika laptop anda memiliki kapasitas harddisk yang cukup besar, misal 1TB.

Nah beda lagi kalau laptop anda memiliki kapasitas HDD hanya 160 GB tetapi banyak aplikasi yang terinstall didalamnya. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab kinerja laptop menjadi lemot.
Anda juga bisa menggunakan software Revo Uninstaller Pro untuk menguninstall program sampai ke akarnya.

Cara Mengatasi : 
- Uninstall program yang tidak penting
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa banyak program yang terinstall menjadi salah satu pemicu laptop menjadi lemot. Maka dari itu, pastikan anda menginstall program-program yang memang benar-benar and a butuhkan.

Jika ada program yang tidak penting dan jarang sekali anda gunakan, lebih baik diuninstall saja daripada memberatkan kinerja komputer. Terlebih jika program tersebut berjalan di startup, akan semakin memberatkan kinerja laptop saja. Untuk mengecek program-program yang terinstall di laptop anda, silakan simak langkah-langkah berikut ini :

1. Masuk Control Panel lalu pilih Uninstall a program
2. Pilih program yang sudah tidak pernah anda gunakan, klik kanan lalu Uninstall
Perlu diingat, untuk menguninstall suatu program jangan sembarangan, jangan sampai anda menguninstall program driver dari laptop anda. Karena dapat menyebabkan laptop anda menjadi error.

- Upgrade Kapasitas Harddisk
Misalkan kapasitas HDD laptop anda yang dulu 320GB, bisa diupgrade menjadi 500GB atau 1TB.
Dengan adanya kapasitas HDD yang lebih besar, menginstall banyak program di laptop tidak menjadi masalah apalagi membuat laptop menjadi lemot.

Jika perlu, anda juga dapat menggunakan SSD yang memiliki performa jauh lebih baik dari HDD. Tapi sayang harganya relatif mahal dengan kapasitas yang cukup kecil, jadi saya tidak menyarankan untuk upgrade ke SSD. Saya pribadi mending dibuat untuk membeli RAM daripada SSD agar aktivitas multitasking jauh lebih baik.

- Gunakan Harddisk External
Misalkan anda tidak mau upgrade HDD internal laptop anda karena takut garansi hilang atau takut ada apa-apa, saya sarankan gunakan HDD external saja. Lebih portable dan mudah dibawah kemana-mana.
Jadi anda dapat menyimpan file-file besar seperti film dan game ke dalam HDD external ini.

7. Hardware Laptop Anda Bermasalah
Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa hardware yang bermasalah juga dapat menyebabkan laptop menjadi lemot, misalkan saja yang terjadi pada fan laptop.

Cara Mengatasi :
Pada gambar diatas dapat kita lihat bahwa kipas laptop sangat kotor, mengapa dapat menyebabkan laptop menjadi lemot? Hal ini terjadi karena suhu prosesor akan meningkat dengan cepat sehingga laptop akan terasa lebih lemot. Maka anda perlu membersihkan kipas laptop anda secara rutin untuk menjaga agar tetap bersih.

8. Harddisk Tidak Pernah Defrag
Harddisk adalah perangkat yang digunakan sebagai penyimpanan utama. Oleh karena itu, pastinya harddisk menyimpan file yang sangat banyak. Dalam proses penyimpanan tersebut, harddisk menulis pada piringan disk secara acak agar lebih cepat tersimpan. Tetapi, hal tersebut akan memperlambat kinerja harddisk ketika file yang disimpan semakin banyak.
Untuk itu, perlu dilakukan defrag harddisk secara berkala agar file yang disimpan dapat ditulis dan ditata kembali dengan rapi.

Cara Mengatasi :
Langkah pertama adalah, anda butuh software yang bernama Defraggler untuk mendefrag harddisk anda, dapat anda download DISINI.

- Setelah itu instal lalu buka software tersebut.
- Akan ada beberapa partisi disk sesuai yang ada pada laptop anda.
- Pilih partisi disk yang akan anda defrag, pada gambar diatas, saya pilih disk (C:)
- Langkah terakhir adalah klik Defrag untuk memulai proses
 
8. Perlu Instalasi Ulang Sistem Operasi
Jika beberapa solusi diatas belum juga bisa mengatasi laptop anda yang lemot, maka pilihan terakhir adalah dengan cara menginstal ulang sistem operasi pada laptop.
Untuk cara instalasi sistem operasi Windows akan admin bagikan pada postingan selanjutnya.

Nah itulah beberapa cara untuk mengatasi masalah pada laptop yang lemot atau ngelag, semoga bisa memberi solusi untuk anda.

Sekian dari admin, semoga bermanfaat :)

0 komentar:

Posting Komentar

Like for Update via Facebook

Translate